Tersayat Perahu
apa telah terbakar
yang menjadi bangkai
terkoyak keluar
sebuah armada penuh senyum
melipat misil tiada henti
haru ditelan samudra
di sisi lain
serdadu serdadu stalin
takut masa lalu
begitu gilanya napoleon
atau ambisi Hitler Nazi
menuju pemakaman di Moskow
karena kehendak tuhan
mereka berhenti bertahan
mati oleh alam
minus 40 derajat
buat beribu tentara sekarat
akankah terjadi lagi
kucuran darah yang sia sia
meluluh lantahkan indahnya hutan
birunya awan menjadi hitam
karena dosa manusia tak terkira
semua berhenti kala kapal
masuk di angkara badai
bentuk kumbara
diam semua
yang menjadi bangkai
terkoyak keluar
sebuah armada penuh senyum
melipat misil tiada henti
haru ditelan samudra
di sisi lain
serdadu serdadu stalin
takut masa lalu
begitu gilanya napoleon
atau ambisi Hitler Nazi
menuju pemakaman di Moskow
karena kehendak tuhan
mereka berhenti bertahan
mati oleh alam
minus 40 derajat
buat beribu tentara sekarat
akankah terjadi lagi
kucuran darah yang sia sia
meluluh lantahkan indahnya hutan
birunya awan menjadi hitam
karena dosa manusia tak terkira
semua berhenti kala kapal
masuk di angkara badai
bentuk kumbara
diam semua

Komentar
Posting Komentar