Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Dingin di hari kemarau

Gambar
dingin ini kurasa di hari ku angan mata yang tak arai di belakang senja lagi ku pikirkan semua kenapa bisa terjadi di blakang tembok pribadi apakah klausa lagi bila mana sampai di awan ku berontak karna harapan kusam menghitan bagaikan logam tak terpakai desir butiran tak ada lagi ketiadaan di sebuah perkara fantasi yang mekar di alam ini kah kah kah aku merekah karna dingin ini tak menyusutkanku hanya membuat aku terperosot kedalam jurang sejauh horizon ataukah di hirau sebuah risau

Beranggap Berang

Gambar
telah kunanti suara mengalun efek tertera diantara rempah kentara menampik kelas di padang teratas kuhampa disana angin beribut mentah di umpat suara lelah yang kulakukan di sampai getah berantak berontak telah ku aku menyapu henti di sampai memori lagi kuda poni ku semakin cantik kalaku berhenti merona di suci yang hampir tutupkan fana di antara dua syurga

di Lazuardi

Gambar
mengapa aku berjumpa diantara gawai mega membentuk arak riak diantara lamunan mencapai dalam di berkutat lambai kuteruskan putih rantai belengguku di samudra pasai indah berbisik sendu teratai cara hidupku tak perlu kau rajut di bulatan titik kasat takut dengkur burai asa ku ikut ata bicara dalam atau ku akut tak apa kucari lagi di bongkahan titik titik di Lazuardi yang mungkin  bisa ku lihat indah di permadani indah lagi di saga mati 14/06/2017