Menumpuk Noda

kenapa bisa menghitam
semua yang kulakukan
berujung tempat jahanam
tolong hapuskan
langit langit kuasa alam
gamang

kini mata air mata rebas
sampai gumam aku racau
di hilang yang makin kacau
memesona antara lampau
terlalu hanya diam mengigau

apa dosaku yang makin berandang
jelas di permukaan terpampang
lasak tak pernah redam
karena bunyi kukira calak

ambau aku
menyerahkah aku
pada sebuah takdir yang begitu rancu
bukan hanya karna kelam mengacu
matiku terburu
terburu-buru
ampun kan daku

awan tak lagi putih
air tak lagi jernih
semua pun teralih
hilang asa ku tertatih
tak ada tempat memilih
                   

harap mu kasih


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ladang Amal

Layang-layang Ilalang

Sepatu Payung