Archangel

demi allah
kusalurkan penglihatan
di dalam kediaman
saat suasana sepanas sauna
remang kehimpitan nirwana
bukan vahalla

diantara samudra
kucari stitis fakta
gemercik di alir memata
di ngerinya sangkakala

ku buka intrik
menelisik
di sebuah tugu obelisk
hancur terkubur terik
hingga alam ikut bergidik

samangat ini terlalu membuncah
sampai pusara bicara luluh lantah
merekah membunuh setan bedebah
tak ada seorang bisa mencegah
buai buai kuatku megah

sampai kini siapkan serdadu
kumpulkan jendral masuk melaju
tanpa takut duduk menyerbu
dengan pena mengharu biru
dengan ini ku menang menyeru


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ladang Amal

Layang-layang Ilalang

Sepatu Payung