Dingin di hari kemarau

dingin ini kurasa
di hari ku angan mata
yang tak arai di belakang senja

lagi ku pikirkan semua
kenapa bisa terjadi
di blakang tembok pribadi
apakah klausa lagi

bila mana sampai di awan
ku berontak karna harapan
kusam menghitan bagaikan logam
tak terpakai desir butiran

tak ada lagi ketiadaan
di sebuah perkara fantasi
yang mekar
di alam ini

kah kah kah aku merekah
karna dingin ini tak menyusutkanku
hanya membuat aku terperosot
kedalam jurang sejauh horizon
ataukah di hirau sebuah risau

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ladang Amal

Layang-layang Ilalang

Sepatu Payung